Label: Audio
Terinspirasi dari layout hasil karya kawan-kawan matriker di Group Matrix 1.4 Free Audio Amplifier, akhirnya saya koleksi di karyasolderanku, yang baru saya gambar masih beberapa saja diantaranya Ada R2 dari berbagai varian, R3, FreeHand. Layout yang lainnya nyusul.
Diantara layout tersebut sudah saya wujudkan dalam bentuk fisik jadi, berupa Kit-kit Driver berbagai varian, kit driver yang lainnya yang terbaru seperti DOS-V U1 2013 juga menyusul. Untuk layout penguat daya akhir tidak disertakan, hanya bagian drivernya saja. Salam Matrix 1.4
Label: Audio
PA Matrik 1.4 berikutnya yaitu R-2 U4 RLVA. Opo kuwi artine: Kiro-kiro ngene, R-2 U4 kui merupakan salah satu versi R-2 PA Matrix 1.4, yang variannya ada U3 dan U4. Sedangkan R-2 U4 sendiri pada bagian penguat tingkat masukan menerapkan NSSED-CDP (Non-Symmetrical
& Synchronous Emitter Degeneration - Cascode Differential Pair) yang bermodus dual-ended-output. Kalau pada varian U3, terapan NSSED-CDP-nya bermodus single ended. (Delo en dewe Gambare/skematik).
Pada R-2 U4 RLVA titik pengeluaran-1 pada pertemuan penguat kaskade dan penindas offset. Titik pengeluaran-2 pada kolektor transistor kemudi bias mundur penguat kaskade merangkap penindas offset,
Label: Audio
Untuk Projec berikutnya tentang penguat audio Marix 1.4 yang lebih gede power outputnya yaitu daya 125W pada beban 8 Ohm. ciri PA ini adalah di bagian penguat akhir menggunakan dua buah transistor, jadi lebih praktis dalam disain layout yang biasaanya menggunakan 5 buah pasang transistor penguat akhir, digunakan sepasang tr C5200+A1942.
Disain PCB sudah stereo ukuran 170 x 80mm. Mantabz Bro... tenan disain layoutnya. Saya mendisain butuh waktu lama juga ternyata, Okay...yang penting sekarang sudah jadi baik layout maupun benda jadinya, sekarang saya share untuk melengkapi karya-karya di karyasolderanku.
Label: Audio
Untuk Postingan kali ini saya ingin memberi suasana baru, tidak melulu di bidang RF saja, kali ini saya mencoba untuk merakit penguat audio amplifier yang berbeda dari segi teknologi yang merupakan Power Amplifier "Jowo" karena sing ngerancang asli wong jowo. Dikenal dengan Matrix 1.4 Audio Amplifier. Situsnya dapat dilihat disini, Tahap awal saya merakit Power Amplifier Matrix 1.4 yang berdaya 75W pada beban 8 ohm, dengan catu daya simetris 35 Vac Power Amplifier ini rancangan tahun 2008.
Sepintas kalau dfilihat tampak garang ya... Betul sekali, penguat akhirnya terdiri dari lima pasang transistor TIP41 dan TIP42. Saking rasa penasaran saya pribadi, akhirnya harus merakit juga, dan jadilah PA Matrix 1.4 tersebut.
Label: Audio
Nuansa baru; Sebuah Penerima FM dengan tuning dikendalikan oleh Potensiometer. Bagi para hombrew yang sudah mulai bosan dengan TUNER FM.Label: Reciever
Ketika ada yang mereparasi pesawat pemancar di salah satu radio komunitas, ternyata pemancar masih polos alias "lugu", PCB menggunakan goresan kater, osilatornya masih pake 5w ronica, meski saya juga suka osilatornya yang kenceng audionya dan berpenguatan besar. Pantesan pemancar suka jalan-jalan ngeluyur naik turun sendiri Pemancar belum menerapkan PLL, maka pemancar dibubuhi kontrol PLL, agar mempercepat proses pengerjaan PLL dipilih dari MC14515XX, tinggal nambahin pembaginya, dipilih MC145152P2 dengan metode PTP di atas PCB lubang-lubang.
Jadilah sekarang pemancar sudah PLL+ Ada tambahan Enkoder pula lagi, lebih sempurna pulalah pemancar komunitas ini sekarang.
Label: PLL
