Mic Wireless FM si Penyadap Canggih

on Jumat, 29 April 2011


Dalam mengawali karya pertama saya yaitu Mic Wireless FM si penyadap canggih Karya ini sudah 17 tahun yang silam ketika itu statusnya masih pelajar tepatnnya tahun 1994. Rangkaian ini diperoleh dari majalah MOP kala itu. Berulang-ulang dirangkai namun belum berhasil, baru yang keempat kalinya berhasil. Asyik kala itu bisa menyadap pembicaraan tetangga, caranya diselipkan di celah dinding rumah tetangga yang akan disadap tadi, kemudian dengarkan lewat radio penerima FM di rumah kita sendiri.  Wireless FM inipun bisa digunakan untuk berkomunikasi, akhirnyapun satu kampung rame ngerumpi lewat
radio dengan radius 500 m msih bisa. dengan kepekaan mic yang luar biasa, sehingga tidak salah kalau disebut Wireless FM si Pengadap Canggih sesuai judul artikel di majalah MOP.
        Rangkaiannya sederhana terdiri hanya dua buah transistor. Transistor pertama 2SC289 sebagai osilator sekaligus juga sebagai penguat mic, transistor kedua 2SC1675 sebagai penguat osilator atau buffer, wireless ini cukup diberi catu batere 1,5 volt sampai 3 volt, selengkapnya skema rangkaian seperti gambar berikut di bawah ini..
                                                Gambar skema rangkaian Mic Wireless FM

Daftar Komponen
R1 = 1k
R2 = 47k
R3 = 150
R4 = 33k
R5 = 180
C1 = 222
C2 = 1uF
C3 = 102
C4 = 10p
C5 = 10p
C6 = 222
C7 = 103
Q1 = 2SC829
Q2 = 2SC1675
MC = Mic Kondensor
Koker 5mm
      L1 Primer 6 lilit
           Sekunder 2 lilit

Ni dh ada layout:

Wiriless Mci ini sudah dikembangkan disainnya sehingga lebih top markotop, klil saja disini


41 komentar:

Icigo mengatakan...

pak untuk antene menggunakan apa?dan brapa panjangny?mksh pak?

Dri Sugiyarso mengatakan...

Salam, Mas Icigo, untuk kabel bisa gunakan sembarang, bisa pakai seutas kabel. panjang juga sembarang semakin panjang semakin baik daya pancarnya,

Icigo mengatakan...

mksh pk mau tnya lg gmbr skma nya bagian koker lilitan primer sm skunder kok gk ada??kok cm 3 trminal,mhon pnjlasan. mksh pk?

Dri Sugiyarso mengatakan...

Bagian kunci di rangkaian wireles ini terletak pada pembuatan trafo osilasi, karena harus membuat sendiri. Lilitan dililit pada koker yang berkuran 5mm. Lilitan primer yang terhubung dg kaki kolektor Q1 tr 2sc829 berjumlah 6 lilit (6T), dan Sekunder terhubung dengan C5 10pF berjumlah 2 lilit (2T)
Gambat sdh diedit mga lebih jelas'

Icigo mengatakan...

pak saya udh coba trnyta brhasil...hehehe tp mic nya kurang peka, krn pkek bekas... Pak Kl pny poto line pcb di posting kn,biar jelas hehehe

Dri Sugiyarso mengatakan...

Hebat, sekali coba bisa, saya 4x. cba pake mic eks handset hp wujudnya kecil kemungkinan lebih peka, ato pilih CM yang berwarna di bgn body kaki.

Bisa, ini beda jalur pcb, menjadi lebih lebar. ada label Icigo lagi, dulu saya gambar langsung di PCB pke spidol

Icigo mengatakan...

hehehe mungkin kbetulan lgsung jd... Ea ni mau saya kembangkan ke pemancar pkek blok tuner... Nunggu punya dana.hehehe

Aldo RS mengatakan...

Permisi pak mau nanya, saya iseng-iseng pengen buat juga ini hehe. Kira-kira kalo sumber dayanya pake batere jam tangan kuat tidak ya? biar makin ringkas rangkaiannya, hehe

Aldo RS mengatakan...

oya pak sekalian tanya, ini apa frekuensi fmnya dapat diatur? terima kasih

Dri Sugiyarso mengatakan...

Icigo:
he..he..juga, terus maju n pantang mundur, ato pengin merakit pemancar fm yg stereo dipostingan saya terbaru, ini lebih mudah n murah dibanding tuner blok dan hasilnya stereo lagi. he

Aldo RS
salam kenal mas Aldo, biar tidak penasaran n bisa nyuri dengar/nyadap pembicaraan orang lain, dicoba rakit seperti layout di atas, setelah berhasil bisa dimodif sesuka Aldo.

Wah..ide cemerlang! Batere Lithium memang batre masa depan akan menggantikan batre jenis lain, batre habis bisa di CAS lagi, n bisa dijumpai baik di jam, HP, Kamera dll silahkan dikembangkan. Saya malah pngin coba pke batre hP (nggak jadi ah kemahalan harganya he...)
ato biar praktis gunakan batre yang lebih kecil ukuran AAA, sprti yang dipake di remote control.

Mengatur perpindahan frekuensi osilatornya dengan cara memutar ferit trafo OSC, diputar ke atas frekuensi kerja naik dan ke bawah sebaliknya.

Jay mengatakan...

yang saya mau tanya itu lilitan diameternya berapa?

Dri mengatakan...

mas Jay:
sembarang asal jgn terlalu gede, 0,8mm conthnya, akan kesulitan di tekuk di koker 5mm. pake 03, 04, 05, 06 mm yg mudah n pas.

Nurwanto Sujarwo mengatakan...

sore mas... (komen nya pas sore soale)
ketemu jg.....
jd inget masa lalu waktu kita mbagun TS FM di kampus kita tercinta hehehehehehe...
jadi pengen buat lg mas yang seperti ini.
dulu aku pernah dikasih sama sampeyan... sekarang ilang makanya mo bikin lg cm sayang... lay out PCB nya kok kecil ya resolusinya heheheheheh
ada yang lebih gede gak mas tlg dong di repost gambarnya

Dri mengatakan...

Salam hangat mas Jarwo

Wah memory 8 th lalu....

maca ci kecil, ga jg ah...ntar sy krim lagi lewat email kamu langsung ja ok...
tnx dh sudi mampir lagi diblog kedua q Salam Sukses dan Super buat mas Jarwo

Jay mengatakan...

yang jadi masalah sekarang adalah koker yang tidak dijual di manapun dan kawat email yang tidak habis-habis(dikupas tidak kelihatan-kelihatan logamnya). mohon arahannya

Dri mengatakan...

Mas Jay:
"masalah komponen KOKER yang tidak dijual di manapun..."
maca ci, kalo di tempat saya malah mudah didapatkan di setiap toko elektronik, dari berbagai ukuran; 8 mm & 4mm, yang kita perlukan koker ukuran 4mm.

"kawat email yang tidak habis-habis(dikupas tidak kelihatan-kelihatan logamnya)"
apa masudnya!!!! atau gini...kawat email itu kawat tembaga yang dilapisi email, email disini berfungsi sebagai isolasi juga melindungi kawat tembaga dari korosi oleh udara atau lembab. lapisan email ini sangat tahan terhadap panas, maka jika ingin menyambung/disolder, lapisan email harus dikikis/kerik sehingga terlihat tembaganya.
coba perhatikan gulungan sebuah trafo power supply, meskipun gulungan disusun bertumpuk-tumpuk tetapi tidak terjadi saling kontak,

muhrozin mengatakan...

Ohhh. coba tambahin tr 1971 pasti mantab deh signalnya
he............................he................

deniakbar2435 mengatakan...

terima kasih mas sangat membantu, lumayan buat tugas kuliah akan saya modifikasi lagi nich biar tambah mantab, oya mo nanya sedikit, kalo transistor nya pake 9018 kira - kira bisa ga mas, soalnya kalo pake TR 2SC829 dan TR 2SC1675 susah mencari_nya kalo di di cikampekmah toko elektronika_nya Cuman sedikit...

Duwi setiawan mengatakan...

Mo tanya pak kalo kita buat lilitan nya bukan pake koker, trus kita buat lilitan, di lilitkan ke potongan bekas pensil yg ukuran nya sama 5mm, bagaimana pengaruhnya
mohon di jawb

Dri mengatakan...

muhrozin:
kalo ditambah 1971 ini namanya bukan lagi mic wireless boss....he2, tapi pemancar FM daya besar out 6W, dengan hanya catu baterai 1,5 V saja, dengan wireless ini kita bisa nyadap pembicaraan orang lain, dengan jangkauan tidak mengecewakan...

Deniakbar2435:
Untuk mic wireles ini kalo bisa tidak perlu harus komponen baru, dari bekas radio MW/SW kenapa tidak. itu banyak menggunakan tr yang dimaksud.
TR bisa gunakan sembarang, bisa dari bekas boster TV juga, itu banyak TR9018, cuma yg terbaiknya menggunakan C1675, dg tegangan kecil hanya 1.5 V sangat baik jangkuan pancarannya. Ini sudah dicobakan beberapa TR dari C930, C9018, BC547, C710, C3355, dll... jangkauan paling jauh pake 1675 ato 1674 jg bisa.

Duwi setiawan
Bisa saja mas Duwi, lilitan kita buat tanpa berinti ferit, langsung lilitan kita buat memanjang inti udara. Bisa...cuma perpindahan frekuensinya agak repot.
Ferrit ini bahan yang permeabilitasnya tinggi sehingga bisa meningkatkan nilai induktansi suatu lilitan. sehingga memudahkan kita dalam memindahkan frekuensi kerja wireless, cukup di putar ke atas ato ke bawah sesuka kita. itu enaknya menggunakan koker yang berinti ferit.
Alternatif lain gini mas Dwi, perpindahan frekuensinya menggunakan C variabel C4 10pf diganti C trimer. Bisa...

Retailindo mengatakan...

gan kalo penyadap ni hasil sadapan ya d simpan d mna ya saya bingung ap konecsi apa gimana tlng penjelasan ya soal nya saya awam tapi mau buat tlng banget gan

@HM@D mengatakan...

saya ahmad
mau nanya,: trus gimana bagian receivernya???
terima kasih

Tutorial for Design mengatakan...

Pak dan mas-mas sekalian. Saya sangat awam, yg saya tahu cuma bikin Blog Ma utak atik Komputer dan bermain di script. Pengen belajar eaalahh kok ya sulit ngertinya. Ada yg mau buatin gak ya, saya Bayar. Intinya Anda Jual saya beli. Bukan malas ntuk belajar. sudah coba gagal terus. Kalo buatin ongkosnya berapa saya di Magelang, 085729666186. thanks.

abit mengatakan...

mas, numpan komen.
Kalo boleh minta dibuatin fm transmiter dengan jarak jangkau 50 km donk..
Lengkap dengan skema pcb + dengan komponenya..

Dri mengatakan...

Retailindo & @HM@D : Wireless ini bekerja di FM 88-108MHz, jadi bisa diterima di radio portabel baik kompo maupun deck, bisa juga di radio FM di HP. karena wireless maka koneksinya tanpa kabel, tetapi lewat gelombang radio dan ditangkap oleh radio FM penerima, sehingga suara dari wirelwss bisa didengarkan,

Dri mengatakan...

Tutorial for Design: Hayo siapa yang pingin bikinkan wireless FM teman kita dari Magelang, itu sudah ada NO HPnya, tinggal dihubungi.

abit: Boleh. Sungguh-sungguh, saya terima tantangan mas abit, hayo berani tidak!...

Anonim mengatakan...

assammualaikum mas saya mau nanya kalo bikin booster pemancar fm gimana cara nya? tolong postingin dong..

Anonim mengatakan...

gan saya sulit bngt nyari rangkaian pnerima FM mini, low agan puny rangkaian penerima FM mini pakk daya baterai 3v..tlong krim y gan ke email ane jinggo1_mania@yahoo.c.oid...mkc gan

Anonim mengatakan...

mas aku ad kn, cuma ko ga mau jauh jaraknya plng cma tiga meter apa permasalahanya mohon penjelasanya ...

mas pono mengatakan...

mas kok sya coba gk bs ya?sya gk pake koker tp lilitan inti udara dan pake tr 9018 apa pemasanganya terbalik ya

Joko Suryono mengatakan...

mas diameter kawatnya brp mm tq...........

fery robik mengatakan...

bang mau nanya nih,tadi kan aq beli koker,kok udang langsung jadi y bang,mohon penerahanaya
atau bisa kirim penjelasanya lewat email robiksetiawan24@yahoo.com
aq tunggu bang

Anonim mengatakan...

mas, b-c-e nya transistor 1675 gimana ya?

Anonim mengatakan...

engga jadi mas, sudah ketemu mas, nanya mbah google.. ternyata basis ga selalu di tengah ya kalo komponen aslinya.. kasian banget ya baru tau, hehehe...

tx-putra-perwira mengatakan...

boz klo dimodif jd pemancar fm berdaya besar bs ga? mksdnya bwt broadcasting gt? sinyalnya mudah goyang ga?

Dri mengatakan...

mas pono : no problem , pake koker atau hanya lilitan inti udara semua bisa, cuma kalau pertama kali rakit ya begitu menemui kesulitan, yang ada coba dulu seteleh bisa, baru di coba dengan cara dan teknik sendiri

Joko Suryono; Diameter bisa 0.2mm - 0.6mm

fery robik : koker pilih ukuran 5mm, ada di toko ELK, coba baca-baca komen terdahulu

tx-putra-perwira : sebaiknya jangan, meski setiap jenis OSC bisa dijadikan pemancar daya besar. ini khusus Wireless/mic tanpa kabel.... tread tentang itu ada sendiri, silahkan buka-buka posting lainnya tentang itu, ada ko' di blog ini...

wahyu satria mengatakan...

Mas, apakah bahan2 yg digunakan untk membuat penyadap bsa ditemukan di alat2 yg ada di rumah?

Anonim mengatakan...

Kalo pengen mic-nya sensitif & jarak pancar jauh, ganti nilai komponennya R1=10K,R2=33K,R4=47K,Q1=C838, laennya sama smua, skema yang diatas terbalik nilai komponennya, kalo buat spt skema diatas saya brani jamin pasti mic gak sensitif & pancaran jg gak bisa jauh

ADE IRAWAN mengatakan...

Assalamu'alaikum mas saya mau tanya pengganti Q1 & Q2 apa ya?
Soalnya di medan g ada jual
Selain mps2222?

Anonim mengatakan...

try this http://elektronikanalog.blogspot.com/2013/02/vhf-fm-wireless-microphone_26.html

Anonim mengatakan...

saya udah bikin jarak dekat sekali sinyalnya hambar ngak mantap.tapi saya punya skema dan saya bikin hasil luar biasa transistornya 829 cuma tambahin c 18,20,5 ,222 p skema di atas jdi lebih jauh 2km cuma pakai antena radio

Poskan Komentar